Definisi Dan Pembagian Saham

By | Juli 14, 2016

Saham jika di artikan secara mudah bisa di katakan seperti bagian  dalam suatu pembelian barang. Kita ambil contoh mudah, misalnya Anda ingin membeli roti dengan harga Rp 5000,- namun Anda hanya punya Rp 3000,- kemudian Anda menawarkan teman Anda untuk menambahkan Rp 2000,- kemudian nanti rotinya di bagi sesuai bagiannya, jadi Anda mendapat 3/5 bagian dan teman Anda mendapat 2/5 bagian roti tersebut. Secara tidak langsung, Anda sudah menawarkan saham kepada teman Anda melalui roti tersebut.

Contoh yang lebih besar adalah jika Anda mendirikan sebuah restoran atau toko dengan modal 50juta padahal total modal yang di perlukan adalah 100juta. Lalu Anda menawarkan kepada teman-teman Anda untuk menambah modal. Dengan ketentuan, hasil dari usaha Anda akan di bagi sesuai dengan berapa persen modal awal yang mereka berikan.

Jika membahas saham secara formal, saham adalah surat berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan. Jadi bisa di artikan juga saham merupakan modal awal untuk menuju investasi saham. Jika Anda membeli saham, itu artinya Anda membeli kepemilikan dari perusahaan tersebut. Dan Anda juga berhak mendapatkan keuntungan dari perusahaan tersebut sesuai dengan jumlah sahan Anda pada perusahaan tersebut. Keuntungan lain dari kepemilikan saham Anda adalah, jika harga saham naik, maka Anda juga akan mendapatkan keuntungan yang lebih. Sesuai dengan kenaikan harga saham.

IHSG Bakal Tertekan lagi Perhatikan Delapan Saham Pilihan Ini Definisi Dan Pembagian Saham

Secara khusus, saham di bagi menjadi 2 jenis. Yaitu saham biasa dan saham preferen. Berikut ini penjelasannya :

Saham Biasa (common stock)

Saham Biasa adalah suatu sertifikat yang mempunyai fungsi sebagai bukti pemilikan suatu perusahaan dengan berbagai aspek-aspek penting bagi perusahaan. Pemilik saham yang sah akan mendapatkan hak untuk menerima sebagian pendapatan tetap dari perusahaan. Namun juga memiliki kewajiban menanggung resiko kerugian yang mungkin terjadi pada perusahaan. Orang yang memiliki saham pada suatu perusahaan memiliki hak untuk ambil bagian dalam mengelola perusahaan sesuai dengan hak yang dimilikinya berdasarkan besar kecil saham yang dipunyai. Semakin banyak prosentase saham yang dimiliki, maka

Saham Biasa Memiliki karakteristik Utama sebagai berikut:

  • Hak suara pemegang saham, dapat memillih dewan komisaris
  • Hak didahulukan, bila organisasi penerbit menerbitkan saham baru
  • Tanggung jawab terbatas, pada jumlah yang diberikan saja

Saham Preferen (Preferred Stock)

Saham preferen adalah saham yang pemiliknya akan memiliki hak lebih dibanding hak pemilik saham biasa. Saham preferen ini mempunyai karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena saham bisa menghasilkan pendapatan tetap. seperti bunga obligasi. Namun juga bisa tidak mendatangkan hasil, seperti yang dikehendaki investor.

Karakteristik dari Saham Preferen antara lain :

  • Memiliki berbagai tingkat, yang dapat diterbitkan dengan karakteristik berbeda
  • Tagihan terhadap pemilik saham aktif dan pendapatan, memiliki prioritas lebih tinggi dari saham biasa dalam hal pembagian keuntungan.
  • Keuntungan kumulatif, bila belum dibayarkan dari periode sebelumnya maka dapat dibayarkan pada periode berjalan dan lebih dahulu dari saham biasa
  • Dapat ditukar menjadi saham biasa, bila kesepakatan antara pemegang saham dan organisasi penerbit sudah terbentuk.

Itulah sekilas mengenai saham dan jenis-jenis saham. Jadi, jika teman Anda atau suatu perusahaan menawarkan saham kepada Anda untuk di beli, pertimbangkanlah terlebih dahulu perusahaannya berjalan dengan baik atau tidak. Karena ini bisa membuat Anda rugi jika tidak Anda fikirkan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *