Definisi Dan Fungsi Dari UPS

By | Juli 15, 2016

UPS ini mulai muncul dan aktif dibicarakan setelah pernyataan dari Haji Lulung yang salah membedakan UPS dan USB. Hal ini sontak menjadi pembicaraan dan trending topic di media sosial. Bagi yang sudah mengetahui perbedaan UPS dan USB tentu akan tertawa mendengar celoteh Haji Lulung ini. namun, bagi yang belum mengerti apa itu UPS hanya diam saja.

Kali ini kita akan membahas mengenai apa itu UPS yang sebenarnya. UPS adalah singkatan dari Uninteruptible Power Supply. UPS ini adalah perangkat hardware komputer yang berfungsi untuk memberikan suplai listrik ketika tegangan utama tidak berfungsi (terhenti, pemadaman listrik). Jika Anda sering mengalami gangguan listrik, seperti pemadaman listrik bergilir atau naik turunnya tegangan secara tiba-tiba. Tentu saja hal itu sangat berbahaya bagi kinerja komputer Anda. karena tegangan listrik yang tiba-tiba mati akan mengakibatkan harddisk rusak dan komputer tidak berfungsi dengan baik.

Karena hal itulah Anda memerlukan UPS. Namun UPS ini hanya akan bersifat sementara. UPS berperan penting dalam memberi suplai listrik selama beberapa menit. Walaupun waktu yang di gunakan cukup singkat, namun dapat dimanfaatkan untuk mematikan komputer secara normal. Ini lebih baik daripada komputer mati tiba-tiba karena listrik padam dan menimbulkan kerusakan harddisk.

UPS Komputer Definisi Dan Fungsi Dari UPS

Fungsi UPS pada komputer

UPS ini memiliki fungsi sebagai cadangan sumber listrik yang sifatnya darurat. Hal ini berarti UPS berfungsi untuk memberikan suplai listrik saat terjadi pemadaman listrik supaya komputer terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Baik kerusakan ringan maupun parah. Misalnya ketika listrik tiba-tiba padam, UPS ini akan menyimpan semua data yang sudah kita buat dalam komputer. Dan juga membantu menstabilkan aliran listrik yang masuk ke dalam komputer. Karena di dalam UPS ini terdapat stabilizer. Dengan hal ini maka CPU dapat bertahan lebih lama dari biasanya.

Fungsi lain dari UPS

UPS ini juga bisa menyalakan sebuah barang elektronik, namun alat elektronik tersebut tidak akan menyala dalam waktu lama, sebuah UPS normal sebesar 600 watt hanya mampu menyalakan sebuah komputer dengan daya 400watt selama 17 menit.

UPS paling canggih yang menampung daya paling besar, yaitu sebesar 5000VA/4000 watt. UPS ini biasa di gunakan sebagai server dan di tawarkan dengan harga 27,5 juta. Ada beberapa persamaan yang di miliki UPS, walaupun merk dan tipenya berbeda.

Persamaan fungsi UPS :

  • Bisa memberikan energi listrik yang bersifat sementara ketika terjadi pemadaman listrik atau kegagalan daya pada listrik utama.
  • Memberikan kesempatan beberapa waktu yang cukup untuk segera menghidupkan genset sebagai pengganti listrik utama.
  • Memberikan kesempatan beberapa waktu yang cukup untuk segera melakukan back up data dan mengamankan sistem operasi (OS) dengan melakukan shutdown sesuai prosedur ketika listrik utama padam.
  • Membantu keamanan sistem komputer dari gangguan-gangguan listrik yang dapat mengganggu sistem komputer baik berupa kerusakan software, data atau pun kerusakan hardware.
  • UPS secara otomatis dapat menstabilkan tegangan ketika terjadi perubahan tegangan pada input ke komputer sehingga tegangan output yang digunakan oleh sistem komputer berupa tegangan yang stabil.
  • UPS dapat melakukan diagnosa dan pengaturan terhadap dirinya sendiri sehingga memudahkan pengguna untuk mengantisipasi jika akan terjadi gangguan terhadap sistem.
  • Mudah digunakan dan mudah dalam instalasi.

Itulah ulasan mengenai UPS. Jadi jangan sampai salah dalam membedakan USP dan USB ya, karena USP dan USB adalah dua benda yang sangat berbeda. Bahkan dari bentuknya saja sudah berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *