Bagaimana Menyaring Acara Tv Untuk Anak – Anak ?

By | Juli 22, 2016

Tumbuh kembang anak dipengaruhi dari informasi yang ia dapatkan. Baik dari dalam rumah maupun luar rumah. Salah satu teknologi yang berkembang dan dapat mempengaruhi cara berpikir anak adalah televisi (TV). Acara tv sekarang ini mengalami perkembangan. Namun beberapa diantaranya justru tidak mengedukasi, dan hanya menampilkan ‘hiburan’ tak layak untuk anak.

KPI telah mengumumkan beberapa acara tv yang tidak layak bagi anak, diantaranya kartun Sponge Bob Square Pants dan Tom and Jerry. Animasi kartun ini menampilkan adegan memukul, berteriak, menggunakan senjata tajam, menyakiti teman walau dengan penyajian menarik dan lucu pada tiap adegannya. Anak cenderung menyukai karakter lucu kartun, namun belum bisa memahami bahwa tingkah karakter tersebut berdampak tidak baik bagi lingkungannya.

Hal ini membutuhkan peranan aktif orang tua dalam menyarikan acara tv untuk anak. Bagaimana caranya? Berikut ini ulasan yang dapat menjadi referensi orang tua dalam menyaring informasi dari acara tv.

Tips Acara Tv Layak Untuk Anak

tv kids Bagaimana Menyaring Acara Tv Untuk Anak   Anak ?

Dampingi Anak Saat Menonton Tv

Acara tv jaman sekarang, terutama di Indonesia, menampilkan hiburan semata, tanpa mengedepankan tujuan edukatif bagi anak. Lawakan dengan kata kotor, saling mengejek, saling mempertontonkan aib sesama, kekerasan dan menggunjing sesama. Apakah ini baik untuk anak? Tentu tidak. Maka selalu lakukan parental guiding saat menonton acara tv bersama anak. Berikan pemahaman ketika anak melihat dan mendengar adegan kekerasan maupun berita dengan gambar tidak layak untuk anak. Sehingga anak diharapkan untuk tidak meniru dan menganggap bahwa dunia di luar adalah dunia yang buruk baginya.

Batasi Jam Menonton Anak

Dalam sehari, anak sudah disibukkan dengan cara mereka memahami hal baru dan pelajaran. Maka batasi jam menonton anak. berikan cukup 2 jam bagi anak menonton acara tv. Pilihkan acara tv yang berkualitas khusus anak. Jangan biarkan anak menonton tv pada saat acara dengan kategori remaja dan dewasa berlangsung. Orang tua tentu yang lebih mengetahui jadwal tayang acara tv khusus anak maupun dewasa. Kenalilah kategori acar tv tersebut, apakan aman atau tidak aman bagi anak.

Ajak Anak Berdiskusi Setelah Menonton

Anak tentu memiliki pola pikir berbeda dengan orang tua, sehingga mereka mempunyai pendapat tersendiri tentang informasi yang mereka dapat. Setelah menonton tv, tanyakan apa pendapat dan komentarnya. Dari penjelasan anak, orang tua bisa menentukan apakan acara tersebut baik bagi anak atau tidak. Selain itu orang tua dapat memberikan pendapat pribadi secara garis besar, sebagai referensi pemahaman anak. Semisal sebuah acara menayangkan kondisi korban bencana alam. Jangan jadikan anak takut keluar rumah dengan berita tersebut. Ajaklah anak dengan berpartisipasi membantu korban bencana alam. Atau jika acara tv tersebut berdampak negatif, anak bisa menentukan sikap menghindari acara tersebut.

 Usahakan Selalu Aktif Mengenalkan Acara Tv Untuk Anak

Jika anak terbiasa mengikuti arahan orang tua, maka orang tua lebih mudah memberitahu channel apa saja yang baik untuk anak. Ganti dan alihkan channel yang mengandung unsur kekesarasan, seks, dan mistik menjadi channel dengan unsur edukatif. Kenalkan channel dan program tv khusus anak. Ini adalah salah satu upaya orang tua menyaring informasi dari tayangan tv, mengingat dampaknya bisa sangat besar bagi tumbuh kembang pendidikan anak. pada beberapa kasus, anak menjadi tempramental hanya karena menonton tv. Tentu ini harus dihindari.

Orang tua diharapkan selalu aktif mengambil bagian penting dalam pendidikan anak. Jangan sampai tayangan tidak aman lolos masuk kedalam pikiran anak dan merubah pola berpikrinya. Semoga artikel diatas bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *