Inilah 10 Tempat Di Tata Surya Yang Tidak Mungkin Dikunjungi Manusia

By | Februari 4, 2016

Saat Anda melihat gambar tata surya

yang diambil dari atas, Anda pasti akan setuju jika tata surya tempat Anda tinggal terlihat begitu indah. Tapi tahukah Anda, ada beberapa bagian tata surya yang menyimpan bahaya yang berkali-kali lipat dari bahaya yang kemungkinan terjadi di bumi.

Banyak dari bagian-bagian tata surya yang sangat berbahaya. Salah satu contohnya matahari, matahari mempunyai permukaan yang sangat panas, suhu permukaan matahari bisa mencapai 2 juta derajat celcius. Astronot saja hanya bisa mendekat hingga jarak 1,3 juta mil dari matahari. Jika lebih dari itu, kejadian yang tidak diinginkan akan menimpa astronot tersebut.

Selain matahari, masih banyak tempat lain di tata surya yang sangat disarankan tidak dikunjungi oleh manusia. Saat masa kini maupun di masa depan.

space stars galaxy universe andromeda nebula 600x337 Inilah 10 Tempat di Tata Surya yang Tidak Mungkin Dikunjungi Manusia

Inilah 10 Tempat di Tata Surya yang Tidak Mungkin Dikunjungi Manusia

Tempat-tempat berbahaya yang ada di tata surya

Cincin Saturnus

Cincin Saturnus ini pertama kali ditemukan oleh Galileo Galilei pada tahun 1610. Sejak saat itu, Cincin Saturnus menyimpan banyak misteri yang belum bisa dipecahkan sampai sekarang. Tapi, satu yang pasti tempat itu tidak direkomendasikan untuk dikunjungi oleh manusia karena di Cincin Saturnus terdapat triliunan partikel es dan batu. Partikel tersebut, bisa sebesar rumah dan saling bertabrakan satu sama lain. Bahkan kerap kali ilmuwan menyadari adanya hempasan gelombang di tempat tersebut. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata hempasan tersebut bersumber dari meteor yang menghujani tempat tersebut.

Pluto

Pluto merupakan tempat yang sangat dingin, mungkin ini disebabkan karena jaraknya yang terlampau jauh dari matahari. Dinginnya pluto ini tidak main-main, karena bisa mencapai -228 sampai -238 derajat Celcius . Suhu sedingin itu tentu saja bisa membekukan manusia dengan mudah, bahkan hanya butuh waktu satu detik saja.

Venus

Pengamatan yang telah dilakukan membuktikan bahwa venus mempunyai badai berukuran super besar alias raksasa dengan panjang yang mencapai 4.000 km.

Tidak hanya berukuran besar, badai tersebut pun sangat kuat diperkirakan memiliki kecepatan angin 400 kilometer per jam. Bahkan angka tersebut lebih besar dari badai Patricia yang mempunyai kecepatan angin 250an km per jam. Belum lagi, badai tersebut sudah tercampur dengan atmosfer dan gas di udara Venus yang panas dan beracun.

Io

Io adalah satelit Jupiter yang merupakan benda langit paling aktif yang ada di tata surya. Hal ini karena Io mempunyai jumlah gunung api yang sangat banyak dan mencapai lebih dari 400 gunung api. Aktivitas geologis ini diakibatkan oleh tarikan kuat dari gravitasi Jupiter dan satelit-satelit raksasa lain terhadap kerak dan inti Io.

Walaupun memiliki ukuran yang sama dengan bulan, tetapi suhu yang mengalir dari inti menuju permukaan mencapai 30 kali lipat dari panas di Bumi. Aktivitas tersebut membuat kawah yang terdapat pada permukaan Io sangat luas dan bisa mencapai ratusan kilometer.

Titan

Satelit saturnus ini berkurang setengah dari Bumi atau hampir sama dengan plenet Mars. Pada tahun 2010an ilmuwan memprediksi satelit ini mempunyai makhluk hidup karena memiliki lapisan atmosfer yang cukup tebal. Tetapi, perkiraan ilmuwan tersebut tidak tepat, karena atmosfer di Titan itu terbentuk dari 95 persen nitrogen dan 5 persen metan yang bisa meledak jika bertemu dengan oksigen. Selain itu, Titan pun mempunyai suhu udara yang sangat dingin sekitar minus 179 derajat.

Jupiter

Seperti yang Anda tahu, Jupiter adalah planet terbesar di tata surya kita dan termasuk ke dalam 4 yang paling berbahaya. Jupiter tidak seperti bumi, planet ini hanya kumpulan gas yang tidak mempunyai daratan.

Di  Jupiter juga terdapat ‘Giant Red Spot’ atau yang biasa dikenal dengan bintik merah di permukannya. Jika dilihat dari jauh memang terlihat sangat ini, tapi pemandangan indah itu sebenarnya cukup menyeramkan karena merupakan badai berkurang dua kali dari ukuran bumi dengan kecepatan 360 km per jam.

Itulah tempat-tempat berbahaya di tata surya kita. Manusia tidak mungkin dan tidak akan pernah bisa hidup di sana.

Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *